Perbedaan Antara Matcha Dan Green Tea

Matcha dan green tea sudah populer dan tidak asing lagi bagi anda, biasanya makanan dan minuman dengan bahan matcha atau green tea pasti memiliki warna hijau cerah. Matcha dan green tea sering disamakan sebagai jenis produk teh yang sama, hanya saja matcha dan green tea ternyata berbeda.

Matcha atau green tea termasuk dari salah satu tanaman Camellia Sinensis, hanya saja cara proses pengolahan saja yang berbeda maka dari itu 2 jenis teh ini berbeda. Berikut ini adalah perbedaan antara matcha dan green tea, simak juga penjelasannya.

1. Perbedaan Bentuk Dan kenampakan
Matcha dan green tea berasal dari tanaman yang sama, namun bentuk dan kenampakan matcha dan green tea sangat berbeda. Itu sebabkan karena proses pengolahan yang berbeda, matcha sendiri memiliki bentuk seperti bubuk halus dan difermentasi terlebih dahulu selama kurang leboh 30 hari. Kemudian, daun teh dijemur sampai kering agar warna hijau dari daun tidak pudar, lalu daun teh ditumbuk atau bisa digiling hingga menjadi bubuk halus.

Green tea memiliki bentuk dan kenampakan berupa potongan daun teh yang sudah dikeringkan, daun teh green tea tidak melalui proses fermentasi selama puluhan hari dan hanya dikeringkan serta dikemas tanpa ditumbuk hingga halus. Jadi anda bisa menemukan green tea dalam bentuk teh celup atau bentuk tubruk.

2. Perbedaan Rasa Dan Warna
Matcha dan green tea memiliki citarasa tersendiri saat diseduh dengan air panas. Matcha memiliki tekstur creamy serta rasa yang mirip dengan rumput laut dan tidak ada aftertaste seperti pahit atau asam, untuk penampilan warna dari matcha ialah hijau segar.

Green tea memiliki tampilan warna jernih dengan sedikit warna kekuningan dari teh saat diseduh dengan air panas. Anda bisa mendapatkan sensai segar dan ringan saat menyeruput green tea dan merasakan aftertaste yang sedikit pahit dan asam. Hanya saja rasa pahit dan asam dari green tea tidak dapat mengurangi rasa nikmatnya sama sekali.

3. Perbedaan Dalam Cara Mengonsumsi
Matcha terdapat banyak variasi untuk dikonsumsi jika dibandingkan dengan green tea. Untuk dijadikan sebagai minuman, matcha bisa diseduh dengan air panas dan dibuat menjadi latte. Selain itu bisa juga dicampurkan dengan ke adonan, pudding, kue, dan es krim.

Nah, untuk green tea hanya bisa anda nikmati sebagai minuman saja, daun green tea di seduh dengan air yang panas di dalam teko dan diamkan selama 4 menit agar teh bisa larut bersama dengan air panas, kemudian green tea dituang ke cangkir dengan disaring. Jangan dituang bersama dengan daun teh agar bisa mendapatkan rasa green tea yang maksimal, bisa anda tambahkan sedikit madu, gula, dan pemanis lainnya.

Nikmatnya Green Tea Serta Manfaatnya

Green Tea atau Teh Hijau yang digadang-gadang sebagai salah satu jenis minuman yang paling sehat di muka bumi. Tentunya, Teh hijau ini tidak hanya sekedar bisa memuaskan dahaga anda saja, terdapat beragam manfaat yang bisa anda dapatkan dengan mengkonsumsi teh hijau.

1. Kaya akan Polifenol
Seperti yang kita ketahui, Zat polifenol dapat berfungsi sebagai antioksidan untuk melawan peradangan di dalam tubuh kita. Zat ini memang sejatinya dimiliki semua jenis teh, namun khusus untuk teh hijau mengandung lebih banyak polifenol dibandingkan dengan jenis teh lainnya. Jadi untuk menangkal radikal bebas dari polutan-polutan lingkungan bisa anda dapatkan manfaatnya dengan menikmati teh hijau setiap hari.

2. Membantu Fungsi Otak
Mengonsumsi green tea tidak hanya dapat membuat anda merasa lebih melek, namun juga bisa membantu untuk memperbaik fungsi otak anda. Bukan hanya kopi saja yang mengandung kafein, di teh hijau juga mengandung kafein yang dapat membuat anda melek sepanjang hari. Pentingnya lagi, zat kafein dengan kadar yang lebih rendah dari kopi ini dipercaya lebih pas untuk menjaga fungsi syaraf neuron di dalam otak kita tetap aktif.

3. Pembakaran Lemak Lebih Efisien
Perlu anda ketahui, konsumsi teh hijau dapat membuat kita merasa lebih energetik seketika. Hal ini disebabkan kafein serta mood yang baik setelah menikmati hangatnya minuman ini. Zat kafein yang pas dapat membantu memperbaik performa fisik dengan memanfaatkan asam lemak yang diubah menjadi energi.

4. Merendahkan Resiko Kanker
Seperti yang dijelaskan pada poin 1, Teh hijau merupakan sumber yang sempurna untuk zat antioksidan. Sehingga tubuh kita akan lebih kebal terhadap radikal bebas dari polutan-polutan yang dapat meningkatkan resiko kanker. Melalui studi yang berkelanjutan, data yang didapatkan dari penurunan resiko kanker akibat mengonsumsi teh hijau adalah kanker payudara berkisar antara 22-40%, Kanker Prostat sekitar 30%. Memang data tersebut belum tentu dapat dijadikan acuan pasti, namun pastinya teh hijau ini benar benar memiliki manfaat kesehatan yang baik.

5. Manfaat Sampingan Lain
Konsumsi teh hijau sesekali juga dapat keuntungan sebagai berikut :
– mengusir bau mulut
– menjaga konsentrasi
– memperbaik mood
– memperbaik metabolisme tubuh
– uap yang bisa melegakan tenggorokan

Namun perlu anda ketahui, bahwa mengonsumsi teh hijau sebaiknya tidak ditambahkan gula jika anda memang ingin mendapatkan benefit kesehatan yang maksimal. Namun jika anda sedang bersantai dan ingin menikmati nikmatnya teh hijau anda boleh mencoba untuk menambahkan sedikit susu kental manis ke dalam green tea anda. Akhir kata, selamat menikmati baik hangat atau dinginnya Green Tea Anda.